METRO – Sebanyak kurang lebih 250 KPM se-Kota Metro mengikuti Sosialisasi Program Sembako Tahun 2023. Senin, 18 September 2023 Kegiatan Pembukaan Sosialisasi Program Sembako Tingkat Kecamatan se-Kota Metro resmi dibuka Oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Metro, I Made Wiryana, S.Sos., M.M. yang bertempat di Aula Kecamatan Metro Pusat.

Acara tersebut diikuti oleh Keluarga Penerima Manfaat Program Sembako se-Kecamatan Metro Pusat, TKSK Metro Pusat, dan Pekerja Sosial Masyarakat se-Kecamatan Metro Pusat. Sosialisasi Program tersebut dilaksanakan di masing-masing Kecamatan di Kota Metro, dan mulai dilaksanakan pada Senin 18 September 2023, sampai dengan Jumat 22 September 2023.

Peserta sosialisasi di masing-masing kecamatan menerima materi dari tiga narasumber yaitu I Made Wiryana, S.Sos., M.M., Drs. Rakhmat Zainuddin, M.Si., dan Nanik Ratnawati, A.KS., M.M. Materi yang disampaikan narasumber berdasarkan Keputusan Dirjen Pemberdayaan Sosial Nomor 11/5/SK/HK.01/2/2023 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Program Sembako.

Materi tersebut antara lain Materi Kebijakan Program Sembako, Pemanfaatan Program Sembako, serta Pengaduan Pelaksanaan Program Sembako. Kegiatan Sosialisasi Program Sembako Tahun 2023 bertujuan untuk memberikan informasi seluas-luasnya Kepada Keluarga Penerima Manfaat, TKSK, dan Pekerja Sosial Masyarakat terkait pelaksanaan Program Sembako Tahun 2023.

Pada Kegiatan Sosialisasi Program Sembako, para peserta tidak hanya duduk mendengarkan materi dari narasumber, namun juga turut serta aktif melakukan simulasi terkait pemanfaatan dana bantuan sosial yang diberikan. Simulasi tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana KPM membelanjakan dan Bantuan Sosial yang telah diberikan.

Untuk diketahui bahwa Program Sembako dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan pangan KPM. Bahan Pangan yang dimaksud memiliki kandungan karbohidrat,protein nabati, protein hewani, vitamin. dan/atau mineral. Berdasarkan simulasi yang dilakukan di setiap kecamatan, para KPM telah mengetahui pemanfaatan dana Bantuan Sosial Program Sembakonya dan juga diharapkan akan dapat membantu mengatasi permasalahan stunting.

Kemudian dalam pelaksanaannya, apabila KPM mengalami masalah terkait Program Sembako, Dinas Sosial juga menerima pengaduan melalui media sosial Instagram, nomor Whatsapp Pengaduan yang terintegrasi dengan SLRT (Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu), email mapun website dinas sosial.