METRO –
Dalam rangka menyambut Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2023, Dinas Sosial Kota Metro bersama Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kota Metro mengadakan Kegiatan Peringatan HDI bertempat di Gedung Sessat Agung Kota Metro (11/12/23).
Tujuan digelarnya kegiatan yang membawa tema “Bersatu Dalam Aksi Untuk Menyelamatkan dan Mencapai SDGS Untuk, Dengan dan Oleh Penyandang Disabilitas” tersebut sebagai bentuk dukungan atas hak-hak untuk meningkatkan martabat dan kesejahteraan penyandang disabilitas.
Acara HDI ini diawali dengan pawai yang diikuti oleh penyandang disabilitas berjumlah lebih kurang 400 orang yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Metro.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Walikota Metro, Silvia Naharani. Acara ini dihadiri juga oleh unsur Fokorpimda dan undangan lainnya.
Staf Ahli Walikota dalam sambutannya mengatakan, Pemerintah Kota Metro sangat perhatian dan peduli kepada penyandang disabilitas yang dimana salah satu program prioritas dalam pengembangan SDM seperti tercantum pada visi dan misi Walikota Metro 2021 – 2024.
Lanjut Silvi menambahkan Peringatan HDI tahun ini dapat dijadikan sebagai momentum untuk menegaskan kepedulian dan memperkuat solidaritas dalam meletakkan dasar yang kuat bagi perlindungan penyandang disabilitas.
Berbagai kreativitas digelar untuk memeriahkan peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2023 ini. Mulai dari pembacaan ayat suci Al Qur’an, tari-tarian, puisi, menyanyi, pantomim, fashion show dan lain yang dipersembahkan oleh penyandang disabilitas yang berasal dari SLB dan panti disabilitas di wilayah Kota Metro.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai komunitas disabilitas, seperti Himpunan Wanita Disabilitas (HWDI), Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), Komunitas Autis Lampung (Kopala), dan lainnya.
Dan untuk lebih memeriahkan acara tersebut SLB, Panti dan komunitas disabilitas juga membuka stand pameran yang menampilkan karya-karya dan produk hasil penyandang disabilitas yang bisa dibeli dan dinikmati oleh para pengunjung.

