METRO-Sentra Handayani Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan perhatian khusus kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan lansia dari kelompok ekonomi tidak mampu di Kota Metro. Pada hari ini (28/11/2024), Sentra Handayani menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) kepada 20 penyandang disabilitas yang telah melewati proses asesmen pada bulan Oktober 2024.

Pendamping Sosial dari Kamensos RI, Ambar, dalam sambutannya menyatakan bahwa program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah kepada kelompok masyarakat rentan. “Kami memahami bahwa penyandang disabilitas membutuhkan dukungan yang tidak hanya bersifat materi, tetapi juga dapat membantu mereka mandiri dan meningkatkan kualitas hidup. Oleh karena itu, bantuan ATENSI ini disesuaikan dengan kebutuhan spesifik masing-masing penerima,” ujarnya.

Dalam penyaluran bantuan ini, berbagai kebutuhan dasar dan alat bantu diberikan kepada penerima manfaat. Bantuan yang disalurkan meliputi:

  1. Paket sembako untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari.
  2. Kursi roda sebanyak 4 buah untuk mendukung mobilitas penerima dengan keterbatasan fisik.
  3. Alat kebersihan diri sebagai upaya menjaga kesehatan dan kebersihan pribadi.
  4. Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada 2 penerima untuk mendukung usaha mandiri.
  5. Notebook kepada 1 penerima untuk menunjang kegiatan belajar atau pekerjaan yang melibatkan teknologi.
  6. Alat bantu dengar kepada 1 penerima yang memiliki gangguan pendengaran.

Bantuan yang diberikan ini tidak asal disalurkan, melainkan telah melalui proses asesmen mendalam yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2024. Proses ini melibatkan tim ahli dari Sentra Handayani yang memetakan kebutuhan dan masalah masing-masing penerima. Dengan demikian, bantuan yang diberikan benar-benar relevan dan tepat sasaran.

“Pendekatan berbasis asesmen ini memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan untuk bantuan memiliki dampak nyata bagi penerima manfaat. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi titik awal perubahan positif bagi mereka,” tambah Ibu Siti.

Selain penyaluran bantuan, pada kesempatan yang sama, Sentra Handayani juga melaksanakan asesmen kepada 136 orang lansia dari kategori miskin dan tidak mampu yang hadir langsung di kantor Dinas Sosial Kota Metro. Proses ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan para lansia, yang kemudian akan menjadi dasar pengajuan bantuan kepada Kemensos RI melalui Sentra Handayani. Sementara itu 57 orang yang tidak dapat hadir tetap akan dikirim datanya ke Kemensos RI.

Lansia yang mengikuti asesmen ini merupakan kelompok yang telah terdata sebelumnya oleh tim lapangan. Fokus asesmen mencakup berbagai aspek, seperti kondisi kesehatan, kebutuhan alat bantu, dukungan sosial, dan akses terhadap pelayanan dasar.

“Kami menyadari bahwa lansia merupakan salah satu kelompok paling rentan di masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk memastikan bahwa kebutuhan mereka tidak terabaikan,” jelas salah satu anggota tim asesmen Sentra Handayani.

Program penyaluran bantuan ATENSI ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk keluarga penerima manfaat. Salah satu penerima, Bapak Dedi, yang menerima kursi roda, menyampaikan rasa terima kasihnya. “Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga. Dengan kursi roda baru ini, saya bisa lebih mudah beraktivitas dan tidak terlalu bergantung pada orang lain,” ungkapnya dengan haru.

Kemensos RI berharap program ini dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak kelompok rentan di seluruh Indonesia. Dengan kolaborasi berbagai pihak, baik pemerintah maupun masyarakat, diharapkan kesejahteraan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat dapat tercapai.

Penyaluran bantuan ini menjadi bukti nyata bagaimana negara hadir dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya penyandang disabilitas dan lansia. Dengan bantuan yang tepat sasaran dan berkelanjutan, diharapkan mereka dapat menjalani kehidupan yang lebih baik dan mandiri.