METRO – Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) dari Jurusan Psikologi Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Inten Lampung kembali melaksanakan kegiatan lapangan bersama Dinas Sosial Kota Metro melalui program pendampingan sosial bagi anak-anak di lembaga kesejahteraan sosial anak. Kali ini, kegiatan difokuskan pada pelaksanaan konseling psikososial bersama anak-anak yang tinggal di Panti Asuhan Bina Ruhama Metro yang berlokasi di Kelurahan Yosomulyo, Kecamatan Metro Pusat (19/01/2026)

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dinamika psikologis anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga. Sebagian besar anak yang tinggal di Panti Asuhan Bina Ruhama merupakan anak yatim dan yatim piatu, sehingga membutuhkan perhatian, motivasi, serta dukungan emosional yang berkelanjutan.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan sejak awal pelaksanaan. Mahasiswa PKL mengawali kegiatan dengan berbagai permainan interaktif dan edukatif bersama anak-anak panti. Game-game yang disiapkan tidak hanya bertujuan mencairkan suasana, tetapi juga menjadi sarana membangun kedekatan emosional, meningkatkan rasa percaya diri, serta melatih kemampuan sosial anak-anak. Antusiasme terlihat dari tawa dan semangat anak-anak yang aktif mengikuti setiap permainan yang dipandu oleh mahasiswa.

Setelah sesi permainan, kegiatan dilanjutkan dengan konseling kelompok serta pendekatan individu secara sederhana. Mahasiswa mencoba menggali perasaan, pengalaman, serta harapan anak-anak melalui komunikasi yang ramah anak. Pendekatan yang digunakan mengedepankan nilai-nilai psikologi Islam, seperti empati, kesabaran, dan penguatan nilai spiritual sebagai bagian dari proses penguatan mental dan emosional anak.

Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa PKL didampingi langsung oleh Pekerja Sosial dari Dinas Sosial Kota Metro. Pendampingan ini bertujuan memastikan proses interaksi dan konseling berjalan sesuai dengan prinsip perlindungan anak serta standar pelayanan sosial yang berlaku. Pekerja Sosial juga memberikan arahan kepada mahasiswa terkait teknik komunikasi yang tepat, etika pendampingan, serta cara memahami kondisi psikososial anak-anak yang tinggal di panti asuhan.

Pimpinan Panti Asuhan Bina Ruhama Metro, Dr. Mustoto, A.MT., S.Ag., M.Pdi., menyampaikan apresiasi dan tanggapan yang sangat baik atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran mahasiswa PKL bersama Dinas Sosial Kota Metro memberikan warna baru bagi anak-anak panti, khususnya dalam memberikan motivasi serta ruang ekspresi yang positif.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini karena anak-anak terlihat lebih ceria dan terbuka. Pendekatan yang dilakukan mahasiswa sangat humanis dan mampu membangun kedekatan emosional dengan anak-anak. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut karena sangat bermanfaat bagi perkembangan mental dan spiritual mereka,” ungkap Dr. Mustoto.
Ia juga berharap sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah daerah, dan lembaga kesejahteraan sosial anak dapat terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak yang berada dalam pengasuhan lembaga. Menurutnya, kolaborasi semacam ini tidak hanya memberikan pengalaman bagi mahasiswa, tetapi juga menghadirkan energi positif bagi lingkungan panti.

Dinas Sosial Kota Metro sendiri menyambut baik pelaksanaan praktik lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa UIN Raden Inten Lampung sebagai bentuk kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak panti asuhan dapat merasakan dukungan sosial yang positif serta memiliki ruang aman untuk mengekspresikan diri.
Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus dilaksanakan secara bertahap dengan pendekatan yang lebih variatif dan inovatif. Dinas Sosial Kota Metro juga mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan masyarakat, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Melalui praktik lapangan ini, diharapkan tercipta hubungan yang saling menguatkan antara mahasiswa, pekerja sosial, serta anak-anak panti asuhan, sehingga nilai kepedulian sosial, empati, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di tengah masyarakat Kota Metro.

