Program Sembako

Program Sembako merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga,  tepat kualitas, dan tepat administrasi. 

Tujuan

Tujuan pelaksanaan Program Sembako

Manfaat

Manfaat pelaksanan Program Sembako

Prinsip Pelaksanaan

Prinsip pelaksanaan Program Sembako

Featured Programs

PENERIMA MANFAAT

Keluarga dengan kondisi sosial ekonomi terendah di wilayah Kota Metro, selanjutnya disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program Sembako.

INSTRUMEN PEMBAYARAN

Instrumen pembayaran yang digunakan sebagai media penyaluran dana bantuan program Sembako kepada KPM adalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

BESARAN MANFAAT

Besaran manfaat program Sembako adalah Rp150.000/KPM/bulan. Bantuan tersebut tidak dapat diambil tunai dan hanya dapat ditukarkan dengan bahan pangan yang ditentukan untuk program Sembako di e-Warong.

bahan pangan

  • Sumber karbohidrat: beras atau bahan pangan lokal seperti jagung pipilan dan sagu.
  • Sumber protein hewani: telur, daging sapi, ayam, ikan.
  • Sumber protein nabati: kacang-kacangan termasuk tempe dan tahu.
  • Sumber vitamin dan mineral: sayur-mayur, buah-buahan.

pahami istilah

Istilah dalam pelaksanaan Program Sembako

kartu keluarga sejahtera (KKS)

Kartu bagi Keluarga Penerima Manfaat

Bahan Pangan Untuk Program Sembako

Sumber karbohidrat (beras, atau bahan pangan lokal seperti jagung pipilan dan sagu), sumber protein hewani (telur, daging sapi, ayam, ikan), sumber protein nabati (kacang-kacangan termasuk tempe dan tahu) dan sumber vitamin dan mineral (sayur mayur, buah-buahan).

Bank Penyalur Program Sembako

Bank umum milik negara sebagai mitra kerja tempat dibukanya rekening atas nama Pemberi Bantuan Sosial untuk menampung dana belanja Bantuan Sosial yang akan disalurkan kepada Penerima Bantuan Sosial. Ketentuan mengenai bank penyalur lainnya ditentukan lebih lanjut berdasarkan kebijakan pemerintah.

bansos pangan

Bantuan Sosial Pangan, yang selanjutnya disebut Bansos Pangan, adalah program Bantuan Pangan Nontunai dan Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra), yang pada tahun 2020.

BPNT

Bantuan Pangan Nontunai, yang selanjutnya disebut BPNT, adalah bantuan sosial yang disalurkan secara nontunai dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui uang elektronik selanjutnya digunakan untuk membeli bahan pangan yang telah ditentukan di e-Warong.

Bantuan Sosial

Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial agar dapat tetap hidup secara wajar.

Bansos Rastra

Bantuan Sosial Beras Sejahtera, yang selanjutnya disebut dengan Bansos Rastra, adalah bantuan sosial kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam bentuk beras tanpa dikenakan harga tebus.

dtks

Data Terpadu Kesejahteraan Sosial merupakan dasar bagi Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, yang meliputi baik hasil penetapan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial sebelumnya maupun hasil Pendataan, Verifikasi, dan Validasi yang ditetapkan oleh Menteri Sosial.

E-Warong

Elektronik Warung Gotong Royong, yang selanjutnya disebut e-Warong, adalah agen bank, pedagang dan/atau pihak lain yang telah bekerja sama dengan Bank Penyalur dan ditentukan sebagai tempat pembelian Bahan Pangan oleh KPM, yaitu usaha mikro, kecil, dan koperasi, pasar tradisional, warung, toko kelontong, e-Warong KUBE, Warung Desa, Rumah Pangan Kita (RPK), Agen Laku Pandai, Agen Layanan Keuangan Digital (LKD) yang menjual bahan pangan, atau usaha eceran lainnya.

Kartu Kombo

Kartu Kombo adalah instrumen pembayaran yang memiliki fitur uang elektronik dan/atau tabungan yang dapat digunakan sebagai media penyaluran berbagai Bantuan Sosial termasuk program Sembako. Di dalam pedoman program Sembako ini selanjutnya disebut Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

KPM

Keluarga Penerima Manfaat, yang selanjutnya disebut dengan KPM, adalah keluarga yang ditetapkan sebagai penerima manfaat program Sembako.

KPA

Kuasa Pengguna Anggaran, yang selanjutnya disebut KPA, adalah pejabat yang memperoleh kewenangan dan tanggung jawab dari Pengguna Anggaran untuk menggunakan anggaran yang dikuasakan kepadanya. KPA program Sembako adalah Direktur di Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial yang menangani pelaksanaan program sesuai dengan wilayah kerja.

Pemberi bansos

Pemberi Bantuan Sosial adalah Satuan Kerja pada Kementerian/Lembaga pada Pemerintah Pusat dan/atau Satuan Kerja Perangkat Daerah pada Pemerintah Daerah yang tugas dan fungsinya melaksanakan program penanggulangan kemiskinan yang meliputi perlindungan sosial, pemberdayaan sosial, rehabilitasi sosial, dan pelayanan dasar.

Pengelolaan data

Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial, yang selanjutnya disebut Pengelolaan Data, adalah kegiatan sistematis dalam pengaturan, penyimpanan dan pemeliharaan data yang mencakup pendataan, verifikasi dan validasi, dan penetapan data yang diperlukan untuk memastikan aksesibilitas, kehandalan, ketepatan waktu, dan akuntabilitas data dalam penggunaannya.

PROGRAM SEMBAKO

Program Sembako adalah program bantuan sosial pangan yang merupakan pengembangan dari bantuan pangan nontunai dengan penambahan nilai bantuan dan jenis bahan pangan. Program Sembako diberikan melalui KKS yang memiliki fitur uang elektronik dan/atau tabungan serta dapat digunakan sebagai media penyaluran bantuan sosial.

REKENING BANTUAN PANGAN

Rekening Bantuan Pangan adalah rekening yang memiliki fitur uang elektronik yang digunakan oleh KPM untuk memanfaatkan dana bantuan program Bantuan Sosial Pangan (dalam hal ini program Sembako pada tahun 2020).

SIKS-NG

Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation, yang selanjutnya disingkat SIKS-NG, adalah sistem informasi yang mendukung proses Pengelolaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.

TENAGA PELAKSANA BANSOS PANGAN

Tenaga Pelaksana Bantuan Sosial Pangan, yang selanjutnya disebut Tenaga Pelaksana Bansos Pangan, adalah tenaga pelaksana sosial yang bertugas mendampingi keseluruhan proses pelaksanaan program Sembako. Tenaga Pelaksana Bansos Pangan terdiri dari Koordinator Wilayah, Koordinator Daerah Kabupaten/Kota, dan Pendamping Sosial Bansos Pangan.

TIKOR BANSOS PANGAN

Tim Koordinasi Bansos Pangan adalah tim yang dibentuk secara berjenjang di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai kecamatan untuk menciptakan harmonisasi dan sinergi dalam pelaksanaan Bansos Pangan serta pertanggungjawabannya sehingga dapat dicapai hasil yang efektif.

TIM PENGENDALI

Tim Pengendali Pelaksanaan Penyaluran Bantuan Sosial Secara Nontunai, yang selanjutnya disebut dengan Tim Pengendali, merujuk pada Perpres Nomor 63 Tahun 2017. Tim ini diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang PMK, Wakil Ketua adalahMenteri PPN/Kepala Bappenas, dan Sekretaris adalah Sekretaris Eksekutif TNP2K, dengan anggota para Menteri dan Kepala Lembaga terkait, termasuk Menteri Dalam Negeri, Menteri Sosial, Kepala Staf Kepresidenan, Gubernur Bank Indonesia (BI), dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

VALIDASI DATA

Validasi Data, yang selanjutnya disebut Validasi, adalah proses pengesahan data dengan memastikan dan memperbaiki data sehingga data valid atau telah memenuhi aturan validasi.

VERIFIKASI DATA

Verifikasi Data, yang selanjutnya disebut Verifikasi, adalah proses pemeriksaan data untuk memastikan pendataan yang telah dilakukan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan dan memastikan kesesuaian data dengan fakta di lapangan.

WILAYAH KHUSUS

Wilayah Khusus, merupakan wilayah dengan keterbatasan akses geografis, jaringan, sinyal, infrastruktur nontunai dan kriteria lainnya sesuai hasil evaluasi Tim Pengendali. Wilayah Khusus adalah kabupaten wilayah perluasan BPNT bulan September tahun 2019.