Join Program Sosial

Program Keluarga Harapan

PKH at Glance

Apa itu PKH?

Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indone­sia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi di negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.

PKH

Pelaksana

A erat nam at lectus urna duis. Posuere sollicitudin aliquam. A pellentesque sit amet  

Tujuan

Elementum nibh tellus molestie nunc non blandit. Felis eget velit aliquet sagittis.

Sasaran

Elementum nibh tellus molestie nunc non blandit. Felis eget velit aliquet sagittis.

kks_himbara

Kriteria

A erat nam at lectus urna duis. Posuere sollicitudin aliquam. A pellentesque sit amet  

Hak & Kewajiban KPM

Elementum nibh tellus molestie nunc non blandit. Felis eget velit aliquet sagittis.

Program Bantuan Komplementer

Elementum nibh tellus molestie nunc non blandit. Felis eget velit aliquet sagittis.

Penerima Manfaat

Komponen Penerima PKH

pkh_metro

Anak Usia dibawah 6 Tahun

A erat nam at lectus urna duis. Posuere sollicitudin aliquam ultrices sagittis dui vivamus arcu.

pkh_metro

Anak Sekolah - SD, SMP & SMA

A erat nam at lectus urna duis. Posuere sollicitudin aliquam ultrices sagittis dui vivamus arcu.

pkh_metro

Ibu Hamil

Cras tincidunt lobortis feugiat vivamus at augue. Dui vivamus arcu felis bibendum. Eros in cursus.

pkh_metro

Lansia 70 Th Keatas

Cras tincidunt lobortis feugiat vivamus at augue. Dui vivamus arcu felis bibendum. Eros in cursus.

pkh_metro

Disabilitas

Varius vel pharetra vel turpis. Velit dignissim sodales ut eu sem. Adipiscing commodo.

pkh at glance

Merubah Kesejahteraan

Menjadikan masyarakat lebih mampu dan sejahtera kehidupannya.

Program Keluarga Harapan yang selanjutnya disebut PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada Keluarga Miskin (KM) yang ditetapkan sebagai keluarga penerima manfaat PKH.

Sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan, sejak tahun 2007 Pemerintah Indonesia telah melaksanakan PKH. Program Perlindungan Sosial yang juga dikenal di dunia internasional dengan istilah Conditional Cash Transfers (CCT) ini terbukti cukup berhasil dalam menanggulangi kemiskinan yang dihadapi di negara-negara tersebut, terutama masalah kemiskinan kronis.

Sebagai sebuah program bantuan sosial bersyarat, PKH membuka akses keluarga miskin terutama ibu hamil dan anak untuk memanfaatkan berbagai fasilitas layanan kesehatan (faskes) dan fasilitas layanan pendidikan (fasdik) yang tersedia di sekitar mereka. Manfaat PKH juga mulai didorong untuk mencakup penyandang disabilitas dan lanjut usia dengan mempertahankan taraf kesejahteraan sosialnya sesuai dengan amanat konstitusi dan Nawacita Presiden RI.

Melalui PKH, KM didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan. PKH diarahkan untuk menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial nasional.

Misi besar PKH untuk menurunkan kemiskinan semakin mengemuka mengingat jumlah penduduk miskin Indonesia sampai pada Maret tahun 2016 masih sebesar 10,86% dari total penduduk atau 28,01 juta jiwa (BPS, 2016). Pemerintah telah menetapkan target penurunan kemiskinan menjadi 7-8% pada tahun 2019, sebagaimana tertuang di dalam RPJMN 2015-2019. PKH diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan untuk menurunkan

jumlah penduduk miskin, menurunkan kesenjangan (gini ratio) seraya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa PKH memberikan dampak terhadap perubahan konsumsi rumah tangga, seperti di beberapa negara pelaksana CCT lainnya. PKH berhasil meningkatkan konsumsi rumah tangga penerima manfaat di Indonesia sebesar 4,8%.

buffalo-1822574_1920

Aspek Kesehatan

Rendahnya penghasilan menyebabkan keluarga miskin tidak mampu memenuhi kebutuhan kesehatan dan pendidikan, bahkan untuk tingkat minimal sekalipun. Pemeliharaan kesehatan ibu hamil yang tidak memadai berakibat pada buruknya kondisi kesehatan dan asupan gizi bayi yang dilahirkan.

Aspek Pendidikan

Tingginya angka putus sekolah menyebabkan peringkat indeks pembangunan rendah. Oleh karena itu mendorong anak untuk tetap bersekolah pada usia remaja menjadi hal mendasar. Keikutsertaan mereka yang berada di luar sistem sekolah pun harus menjadi perhatian utama.

Aspek Kesejahteraan Sosial

Peningkatan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas dan lansia menjadi kebutuhan utama dalam PKH.

Our solutions

Energi untuk Kesejahteraan Rakyat

Pahami prosedur dan kriteria penerima PKH