Glosarius Kesejahteraan Sosial

Kamus Istilah Dalam Bidang Kesejahteraan Sosial

Kamus

Abnormal

adalah suatu kondisi (fisik dan non fisik) yang tidak sesuai dengan kondisi yang biasa atau tidak wajar berdasarkan norma yang berlaku atau perilaku yang menyimpang dari yang biasa.

Adaptasi

adalah proses penyesuaian diri seseorang dengan keadaan atau lingkungan sosial yang baru sehingga mampu bertahan hidup

Administrasi Pekerjaan Sosial

adalah 1) salah satu metode bantu dalam praktek pekerjaan sosial yang bertujuan untuk mengelola organisasi pelayanan sosial; 2) segenap proses penyelenggaraan dan pelaksanaan usaha kerja samasekelompok orang yang terorganisasi dan terkoordinasi dengan baik, dengan menggunakan sumber fasilitas yang ada untuk memberikan pertolongan sosial kepada masyarakat (individu, kelompok, masyarakat) dapat meningkatkan fungsi sosialnya dan taraf kehidupannya

Advokasi Sosial

Advokasi Sosial adalah upaya memberikan pendampingan, perlindungan dan pembelaan terhadap seseorang, keluarga, kelompok dan/atau masyarakat yang dilanggar haknya. (UU No.11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial)

Aksesibilitas

Aksesibilitas adalah kemudahan yang disediakan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial guna mewujudkan kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan.

Aksesibilitas Bagi Penyandang Cacat

Aksesibilitas bagi Penyandang Cacat adalah kemudahan yang disediakan bagi penyandang cacat guna mewujudkan kesamaan kesempatan dalam segala aspek kehidupan dan penghidupan. (UU No. 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat, PP No. 43 tahun 1998 tentang Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat)

Aktualisasi Diri

Aktualisasi Diri adalah suatu kebutuhan naluriah manusia untuk melakukan sesuatu yang terbaik dari yang dia bisa, untuk menjadi orang yang sesungguhnya, berguna dalam kehidupan masyarakat dan diakui, dihargai dan dihormati keberadaannya sesuai dengan posisi dan peranannya.

Alat Bantu Dengar

adalah alat elektronik yang memperkeras suara sebelum suara sampai ke telinga, yang digunakan oleh penyandang cacat rungu wicara untuk meminimalkan hambatan pendengaran yang dialaminya agar dapat meningkatkan mobilitas dan komunikasi dalam kehidupannya.

Anak Angkat

adalah anak yang haknya dialihkan dari lingkungan kekuasaan keluarga orangtua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggungjawab atas perawatan, pendidikan, dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkatnya berdasarkan putusan atau penetapan pengadilan (UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak).

Anak Balita

adalah anak usia 0‐5 tahun, berada dalam tahap perkembangan manusia yang disebut masa emas (golden years).

Anak dengan Orang Tua Tunggal

adalah mereka yang hidup dengan hanya orang tua dan orang tua satunya diketahui meninggal atau tidak mampu mengasuh anak itu. (Kebijakan Pemerintah RI, tentang Anak terpisah, anak tidak terdampingi, dan anak dengan orang tua tunggal dalam keadaan darurat, 2005)

Anak Jalanan

adalah anak yang melewatkan atau memanfaatkan sebagian besar waktunya untuk melakukan kegiatan sehari‐hari di jalanan termasuk di lingkungan pasar, pertokoan dan pusat‐pusat keramaian lainnya.

Anak Negara

adalah anak yang berdasarkan putusan hakim diserahkan kepada negara untuk dididik dan ditempatkan di lapas anak paling lama berumur 18 tahun.

Anak Putus Sekolah

adalah anak sekolah yang gagal sebelum menyelesaikan sekolahnya tidak memiliki ijazah atau surat tanda tamat belajar.

Anak Telantar

adalah a). Menurut UU No. 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak adalah anak yang karena suatu sebab orang tuanya melalaikan kewajibannya, sehingga kebutuhan anak tidak dapat terpenuhi secara wajar baik secara rohani, jasmani maupun sosial. b). (UU No. 23 Tahun 2002) anak yang tidak terpenuhi kebutuhannya secara wajar, baik fisik, mental, spiritual, maupun sosial.

Activity of Daily Living (ADL)

adalah kegiatan sehari‐hari yang dilakukanoleh seseorang dalam penghidupannya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhannya.

Adat

adalah Kebiasaan yang diakui, dipatuhi dan dilembagakan, serta dipertahankan oleh masyarakat adat setempat secara turun temurun. (UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus bagi Papua)

Adopsi

adalah suatu perbuatan hukum yang mengalihkan seorang anak dari lingkungan kekuasaan orang tua, wali yang sah, atau orang lain yang bertanggung jawab atas perawatan, pendidikan dan membesarkan anak tersebut, ke dalam lingkungan keluarga orang tua angkat. (PP No. 54 tahun 2007 tentang Pelaksanaan Pengangkatan Anak).

Akreditasi Pelayanan Sosial

Akreditasi Pelayanan Sosial adalah pengakuan terhadap suatu lembaga yang mempunyai wewenang untuk melaksanakan pelayanan sosial sesuai dengan standar atau kriteria penilaian yang sudah ditentukan.

Aksesibilitas bagi Lanjut Usia

Aksesibilitas bagi Lanjut Usia adalah kemudahan untuk memperoleh dan menggunakan sarana, prasarana dan fasilitas bagi lanjut usia untuk memperlancar mobilitas lanjut usia. (PP No. 43 Tahun 2004 tentang Pelaksanaan Upaya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia).

Aksi Sosial

Aksi Sosial adalah suatu gerakan atau tindakan terorganisasi yang dilakukan oleh sekelompok orang untuk melakukan perubahan sosial.

Akuntabilitas

Akuntabilitas adalah suatu keadaan, pekerjaan, tugas dan tindakan yang dapat dipertanggungjawabkan baik secara hukum maupun secara moral.

Alat Bantu

Alat Bantu adalah alat yang dibuat dan dipergunakan penyandang cacat untuk dapat meminimalkan hambatan yang dialami sebagai akibat kecacatannya agar dapat meningkatkan mobilitas, komunikasi dan interaksinya dalam hidup bermasyarakat secara wajar.

Amoral

adalah perilaku sosial yang menunjukkan pelanggaran terhadap etika dan norma sosial yang berlaku.

Anak

adalah a). Menurut UU No. 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, adalah seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun dan belum pernah kawin; b). Menurut UU No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan UU No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Anak Asuh

adalah anak yang diasuh oleh seseorang atau lembaga, untuk diberikan bimbingan, pemeliharaan, perawatan, pendidikan, dan kesehatan, karena orang tuanya atau salah satu orang tuanya tidak mampu menjamin tumbuh kembang anak secara wajar. (UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak).

Anak dengan Kecacatan

adalah seseorang yang berusia di bawah 18 tahun yang mengalami hambatan fisik maupun mental yang menggangu tumbuh kembangnya secara wajar, sehingga memerlukan pemenuhan kebutuhan, pengembangan, dan penanganan khusus sesuai dengan kondisi dan derajat kecacatannya, yang terdiri dari penyandang cacat fisik, penyandang mental, penyandang cacat fisik dan mental.

Anak Nakal

adalah a). anak yang melakukan tindak pidana atau b). anak yang melakukan perbuatan yang dinyatakan terlarang bagi anak baik menurut peraturan perundang‐undangan maupun menurut peraturan hukum yang lain yang hidup dan berlaku dalam masyarak at yang bersangkutan (UU No. 3 Tahun 1997 tentang Pengadilan Anak).

Anak Pidana

adalah Anak yang berdasarkan putusan hakim menjalani pidana di Lapas anak paling lama sampai berumur 18 (delapan belas) tahun.

Anak Sipil

adalah anak yang atas permintaan orang tua atau walinya memperoleh penetapan pengadilan untuk dididik di lapas anak paling lama sampai umur 18 tahun.

Anak Terpisah

adalah anak‐anak yang berumur dibawah 18 tahun yang terpisah dari orang tua, atau wali sahnya, dan atau pengasuh resminya, yang diakibatkan oleh kejadian bencana.

About Glosarius

“Kesejahteraan sosial, termasuk undang-undang, program, manfaat dan jasa yang menjamin atau memperkuat layanan untuk memenuhi kebutuhan sosial dasar rakyat dan menjaga ketertiban dalam masyarakat”