TAGANA, adalah suatu organisasi sosial yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang berbasiskan masyarakat. Pembentukan TAGANA merupakan suatu upaya untuk memberdayakan dan mendayagunakan generasi muda dalam berbagai aspek penanggulangan bencana, khususnya yang berbasis masyarakat. Keberadaan TAGANA selama seitar 4 tahun ini telah banyak melakukan kegiatan kemanusiaan dalam bencana dan kegiatan kesejahteraan sosial yang akhirnya menjadi salah satu organisasi yang diterima oleh masyarakat.

Selain itu hampir semua anggota TAGANA telah mengikuti pelatihan dibidang penanggulangan bencana dan bidang kesejahteraan sosial, menyebabkannya mampu melaksanakan aneka peranan di bidang penanggulangan bencana. Sebagai suatu organisasi, TAGANA mampu mengembangkan program dan kegiatannya secara berkelanjutan.

VISI TAGANA :
Menjadikan TAGANA sebagai relawan Penanggulangan Bencana berbasis masyarakat yang bermartabat dan handal di bidang bantuan sosial.

MISI TAGANA :

1. Membekali keahlian yang cukup melalui pendidikan dan pelatihan secara periodik sesuai jenis-jenis bencana.
2. Meningkatkan inovasi dalam penanggulangan bencana dengan memanfaatkan potensi dilingkungannya.
3. Memberikan pemahaman tugas pokok dan fungsi TAGANA dalam penanggulangan bencana.

Prinsip Penanggulangan Bencana

1. Prinsip :

* One Comand (Satu Komando)
* One Rule (Satu Aturan)
* One Corps/Unity (Satu Korsa/Unit)

2. Moto TAGANA :

* “We are the first to help and care”

3. Slogan TAGANA :

* Sigap Tanggap

TAGANA melakukan kegiatan pada semua fase siklus bencana tetapi yang utama adalah pada saat sebelum bencana terjadi, yaitu Tahap Kesiapsiagaan (sesuai dengan nomen kaltur Taruna Siaga Bencana).

Peran TAGANA Dalam Penanggulangan Bencana Bidang Bantuan Sosial

* Peran TAGANA adalah pelaku pertama sebagai komunikator, motivator, dinamisator dan fasilator.
* Selanjutnya pelaku kedua adalah masyarakat itu sendiri.

Apa Yang Dilakukan TAGANA

1. Pra Bencana

* Melakukan pendataan wilayah rawan bencana dimana yang bersangkutan berada
* Melakukan kajian dan analisa resiko bencana
* Melakukan penyuluhan
* Melakukan pelatihan
* Menghimpun potensi dan sumber-sumber serta peralatan
* Melakukan penguatan jaringan informasi dan komunikasi
* Menyusun rencana aksi
* melakukan pengawasan, pemantauan dan evaluasi

2. Saat Bencana

* Mengaktifkan semua sistem
* Menghimpun data dan informasi
* Mengerahkan semua potensi
* Menyalurkan bantuan
* Melakukan antisipasi dampak bencana lanjutan
* Menyiapkan bantuan lanjutan

3. Pasca Bencana

* Membuat catatan dan seleksi dampak bencana
* Menyusun rencana rehabilitasi
* Melakukan kajian dampak bencana
* Melakukan rujukan
* Melakukan evaluasi
* Menyusun Laporan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *