METRO-Dinas Sosial Kota Metro menggelar Bimbingan dan Pelatihan Keterampilan bagi Penyandang Disabilitas (Cacat) dan Eks Trauma selama 10 hari, yaitu mulai tanggal 05 s.d 15 September 2017 bertempat di gedung pertemuan SSJT Metro.
“Bimbangan dan Pelatihan Keterampilan tersebut diikuti oleh orang penyandang cacat yang ada di wilayah Kota Metro. Tujuannya yaitu untuk meningkatkan keberfungsian para penyandang cacat agar semakin percaya diri dan diharapkan dapat mandiri dalam menjalani kehidupan di tengah-tengah masyarakat,” kata Kepala Dinas Sosial Kota Metro, Elya Lusianna di kantornya kepada dinsos.metrokota.go.id, Selasa (5/9).

Para penyandang cacat atau disabilitas yang mengikuti bimbingan dan pelatihan keterampilan tersebut, menurut Lusianna, terdiri dari tuna rungu, tuna wicara dan tuna daksa atau cacat pisik, berusia antara 15 tahun sampai dengan 35 tahun.

“Mereka diberi pelatihan keterampilan sesuai dengan minat dan bakat yang dimilikinya. Pelatihan keterampilan yang kami berikan yaitu keterampilan tata rias dan pijat refleksi,” katanya.

Selain diberi pelatihan keterampilan, para peserta juga diberi bimbingan sosial dan mental oleh pekerja sosial.
“Sebelum mengikuti bimbingan dan pelatihan keterampilan, umumnya mereka kurang percaya diri. Tapi, setelah mengikuti bimbingan dan pelatihan keterampilan, mereka tampak percaya diri dan diharapkan nantinya dapat berkiprah di lingkungan masyarakatnya masing-masing,” katanya.
Adapun para instrukturnya, baik untuk pelatihan keterampilan maupun bimbingan sosial dan bimbingan mental, Lusianna, berasal dari masyarakat di Kota Metro yang sudah berpengalaman dalam bidangnya masing-masing.

“Untuk bidang tata rias yang mengajarkan tata rias pengantin Adat Sunda dan Ada Jawa adalah Ibu Tuti, seorang ahli tata rias pengantin Sedangkan instruktur untuk bimbingan sosial dan mental, kami datangkan dari kalangan peksos,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *